POWER TRANSMISSION COMPONENTS

Coupling untuk Sistem Transmisi Mesin

PT Pilar Berkat Bersama menyediakan solusi coupling untuk menghubungkan poros penggerak dengan peralatan seperti electric motor, gearbox, pump, blower, fan dan berbagai mesin produksi.

Pemilihan unit perlu disesuaikan dengan ukuran shaft, kebutuhan torque, RPM, kondisi alignment, metode pemasangan serta karakteristik mesin.

MINTA PENAWARAN VIA WHATSAPP
COUPLING SELECTION DATA

Data yang Perlu Disiapkan

01 Diameter Shaft
02 Torque
03 RPM
04 Kondisi Alignment
05 Jenis Mesin & Kondisi Operasi

Belum mengetahui tipe atau ukuran coupling yang sesuai? Kirimkan diameter shaft motor dan mesin, power, RPM serta informasi aplikasi kepada tim Pilar Berkat.

PT Pilar Berkat Bersama menyediakan coupling industri dan industrial coupling untuk menghubungkan poros pada motor, gearbox, pump, blower, fan, conveyor, serta berbagai mesin dan sistem transmisi industri.

Tidak ada produk yang ditemukan sesuai dengan pilihan Anda.

SHAFT CONNECTION SOLUTIONS

Penghubung Poros untuk Sistem Penggerak Mesin

Coupling berfungsi menghubungkan dua poros sehingga tenaga dari penggerak dapat diteruskan ke mesin atau peralatan yang digerakkan. Komponen ini banyak digunakan antara electric motor dengan gearbox, pump, blower, fan, conveyor dan berbagai rotating equipment.

Pemilihan coupling tidak hanya berdasarkan diameter shaft. Torque, RPM, kondisi alignment, karakteristik start-stop, beban mesin serta lingkungan operasi juga perlu diperhatikan.

PARAMETER 01

Shaft Diameter

Ukuran bore harus sesuai dengan diameter shaft pada sisi penggerak dan peralatan.

PARAMETER 02

Torque & Power

Kapasitas perlu disesuaikan dengan torque yang harus diteruskan oleh sistem penggerak.

PARAMETER 03

RPM & Alignment

Kecepatan putaran dan kondisi alignment mempengaruhi pemilihan tipe dan ukuran coupling.

Bagaimana Memilih Coupling yang Tepat?

Data utama yang perlu diperhatikan meliputi diameter shaft sisi penggerak, diameter shaft sisi mesin, power motor, RPM, torque, keyway, kondisi alignment, pola operasi dan karakteristik beban.

Pada aplikasi tertentu, faktor seperti shock load, vibrasi, temperatur, frekuensi start-stop serta kondisi lingkungan juga dapat mempengaruhi pemilihan komponen.

COMMON APPLICATIONS

Aplikasi Coupling

Electric Motor Gear Reducer Industrial Pump Blower Fan Conveyor Mixer Rotating Equipment

Data yang Dibutuhkan Sebelum Meminta Penawaran

Informasikan diameter kedua shaft, ukuran keyway jika tersedia, power motor, RPM, jenis mesin, kondisi alignment serta pola operasi. Foto nameplate motor dan foto coupling lama juga dapat membantu apabila produk digunakan sebagai pengganti.

FAQ Coupling

Apa fungsi coupling pada mesin?

Coupling menghubungkan dua shaft sehingga tenaga dan putaran dari penggerak dapat diteruskan ke mesin atau peralatan lainnya.

Apakah cukup mengetahui diameter shaft untuk memilih coupling?

Tidak selalu. Power, RPM, torque, keyway, alignment dan karakteristik beban juga perlu dipertimbangkan.

Apakah coupling dapat digunakan antara motor dan pump?

Ya. Salah satu aplikasi umum coupling adalah menghubungkan electric motor dengan pump maupun rotating equipment lainnya.

Apakah Pilar Berkat dapat membantu menentukan ukuran coupling?

Ya. Kirimkan data diameter shaft, power, RPM, aplikasi dan informasi mesin kepada tim Pilar Berkat untuk membantu proses pemilihan.

TECHNICAL CONSULTATION

Butuh Coupling untuk Motor dan Mesin Anda?

Kirimkan diameter shaft, power motor, RPM serta informasi aplikasi kepada tim Pilar Berkat. Kami siap membantu memberikan informasi produk dan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan mesin Anda.

KONSULTASI VIA WHATSAPP
WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!
👋 Hai, ada yang bisa saya bantu?